MPL ID jadi liga tani? Baloyskie: Jangan salahin ONIC

Spread the love

E Sport Trending – Empat musim terakhir MPL ID menjadi taman bermain bagi Fnatic ONIC yang terus menerus mendominasi posisi puncaknya. Tetapi prestasi tim Indonesia di kancah Internasional sedang kurang baik.

Krisis MPL Indonesia: Kegagalan di MSC 2024 dan Kritik Tajam Mirko

Masalahnya bermula pada MSC 2024 di Riyadh, dimana tidak ada satu pun tim dari Indonesia berhasil menembus babak playoff. Walau sudah digadang-gadang sebagai salah satu calon juara.

Selama beberapa tahun terakhir, MPL Indonesia telah menjadi sorotan berbagai kalangan, terutama di komunitas esports. Banyak yang mengkritisi bagaimana liga ini berkembang dan mempertahankan relevansinya di tengah persaingan yang semakin ketat. Mirko, seorang Caster English yang dikenal karena pandangannya yang tajam dan analisis mendalam terhadap pertandingan. Mirko sering kali menyoroti berbagai aspek yang menurutnya perlu diperbaiki, mulai dari kualitas permainan tim, hingga strategi penyiaran yang digunakan oleh penyelenggara. Kritik yang ia sampaikan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas MPL Indonesia, tetapi juga untuk mendorong para pemain dan penyelenggara agar terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi para penggemar esports di Indonesia.

Mirko secara terang-terangan mengutarakan pesannya, ia mengatakan harus segera memperbaiki liga mobile legends di Indonesia. Ia mengatakan kalau MPL ID akan berada di ujung tanduk jika Fnatic ONIC menjadi juara untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Mirko lanjut menjelaskan lagi” Jika Fnatic ONIC Juara lagi, Kita tak perlu cape-cape menonton MPL ID lagi”

Tanggapan Baloyskie tentang MPL ID yang sudah menjadi Liga Tani

Istilah liga tani itu adalah seperti sebuah kompetisi namun hanya dikuasai oleh satu tim saja, dan inilah yang terjadi pada MPL ID

Tetapi ada satu pemain dari Geek Fam yang sudah cukup lama ikut kompetisi MLBB kasta tertinggi di Indonesia punya pandangan berbeda tentang hal ini.

Menurut dia, dengan kondisi saat ini MPL ID masih sangat menghibur para penggemar, ia juga menegaskan jika Indonesia masih termasuk salah satu negara terbaik di dunia.

“Saat Fnatic ONIC bisa memenangkan MPL ID secara berturut-turut, itu bukan salah mereka. Tetapi menurut saya kalau selama MPL ID tetap menghibur penonton, berarti liga ini masih layak ditonton. Kalau mau berbicara soal kualitas, saya pikir Indonesia masih layak di peringkat dua” kata Baloyskie.

Terlepas dari apa yang sedang terjadi pada liga kita. Kekecewaan yang berlalu harus bisa menjadi pemancing semangat sebelum kompetisi internasional berikutnya, M6 World Championship.

Sumber : oneesports.id

Related Posts

Daftar 16 Game yang Muncul di Esports Nations Cup (ENC) 2026

Spread the love

Spread the loveE Sport Trending – Turnamen Esports Nations Cup (ENC) 2026 dipastikan menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender kompetisi global tahun ini. Berbeda dari turnamen esports pada…

Indonesia Join Esports Nations Cup 2026, PBESI Segera Bikin Tim

Spread the love

Spread the loveE Sport Trending – Indonesia resmi mengambil langkah besar di kancah esports global dengan memastikan partisipasinya dalam Esports Nations Cup 2026. Turnamen antarnegara ini menjadi momentum penting bagi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Daftar 16 Game yang Muncul di Esports Nations Cup (ENC) 2026

Daftar 16 Game yang Muncul di Esports Nations Cup (ENC) 2026

Indonesia Join Esports Nations Cup 2026, PBESI Segera Bikin Tim

Indonesia Join Esports Nations Cup 2026, PBESI Segera Bikin Tim

Bigmo Sang Konten Kreator Viral Jadi BA RRQ

Bigmo Sang Konten Kreator Viral Jadi BA RRQ

RRQ Kembali Menjadi Partner EWC 2026, Berikut Kata Pak AP

RRQ Kembali Menjadi Partner EWC 2026, Berikut Kata Pak AP

Savvy Games Ambil Alih Dari Moonton, Era Baru Mobile Legends?

Savvy Games Ambil Alih Dari Moonton, Era Baru Mobile Legends?

Tundra Ke Grand Final ESL One Birmingham 2026! Aurora Kalah!

Tundra Ke Grand Final ESL One Birmingham 2026! Aurora Kalah!