Coach BOOM Esports Ungkap 4 Alasan HOK Game Menjanjikan

Spread the love

E Sport Trending – Ciiyan, pelatih BOOM Esports divisi Honor of Kings, membeberkan alasan mengapa ekosistem esports HOK begitu potensial bagi banyak kalangan.

Ciiyan, eks analis Omega Esports dan pelatih Amihan Esports divisi Wild Rift, membagikan pandangannya tentang Honor Of Kings Esports lewat akun Facebook pribadinya.

Menurutnya, karena scene esports HOK masih baru, peluang untuk membuat gebrakan masih terbuka lebar.

Ajakannya bukan untuk menjelekkan game MOBA lain, justru ia menilai keberagaman game MOBA bisa memicu persaingan sehat di industri.

“Tidak perlu menghina satu game demi memuji yang lain. Semua judul seperti MLBB, HOK, Wild Rift, dan Pokémon Unite bisa hidup berdampingan. Itu justru kemenangan bagi semua pemain,” ujar Ciiyan.

“Aku sendiri, sebagai pelatih/manajer tim profesional HOK, tetap menikmati game lain seperti Magic Chess MLBB, Dota, dan lainnya,” tambahnya

Penasaran dengan pandangan Ciiyan soal potensi esports HOK? Berikut ulasannya.

Kesempatan Untuk Player Muda

Ciiyan menilai, ekosistem HOK Esports yang masih baru memberi peluang besar bagi pemain muda untuk lebih cepat meniti karier profesional.

Pasalnya, jika mereka memulai dari game MOBA lain, persaingannya jauh lebih sengit.

“Untuk tembus ke MPL, kalian harus bersaing dengan ratusan ribu pemain MLBB aktif—hanya 0,01% yang lolos, sekitar 50–70 pemain teratas, dengan pengalaman bertahun-tahun,” jelas Ciiyan.

“Di HOK, game ini baru dirilis global setahun lalu (20 Juni 2024). Banyak pemain yang baru main kurang dari setahun sudah bisa tembus ke PKL,” lanjutnya.

Ciiyan menambahkan, jika para pemain muda fokus di HOK selama enam bulan, mereka sudah bisa melihat progres nyata dalam karier esports-nya.

Menantang Pro Player Veteran

Tak hanya untuk pemain muda, Ciiyan juga menilai ekosistem HOK Esports ramah bagi pro player veteran dari game MOBA lain.

“Kalian sudah punya dasar dan pengalaman sebagai pro player, tinggal pelajari map, hero, dan skill-nya saja,” ujar Ciiyan.

Ciiyan mencontohkan eks pemain G2 Blacklist dari Wild Rift yang hijrah ke HOK Esports bersama tim baru. Dalam sebulan, mereka lolos ke grand final qualifier, lalu di bulan ke-6 dan ke-7 berhasil tembus HOKC 2024 di Indonesia.

Lebih jauh lagi, mereka juga sukses lolos kualifikasi menuju KWC 2025 di ajang Esports World Cup 2025 bersama tim masing-masing.

Tebuka untuk Tim Baru

Menurut Ciiyan, Honor of Kings Esports masih sangat terbuka bagi tim baru dan komunitas, karena liga HOK belum menerapkan sistem franchise.

“MPL sudah jadi liga franchise, artinya tim-timnya sudah tetap dan tidak ada jalur kualifikasi. Sementara PKL masih terbuka untuk siapa saja,” jelasnya.

Ia menambahkan, HOK Esports punya sesi kualifikasi terbuka yang bisa diikuti berbagai tim. Untuk season Fall 2025, kualifikasi sudah dimulai sejak Juli.

Ajang Pembuktian Para Coach

Menurut Ciiyan, saat ini jumlah pelatih Honor of Kings di Filipina masih di bawah 10 orang, dan ia melihat ini sebagai peluang emas untuk membuat gebrakan.

“Ini momen terbaik buat kalian (para coach) untuk jadi bagian dari HOK dan melatih tim pro,” ujar Ciiyan.

Ciiyan mencontohkan tim seperti Elevate dan RWE yang baru masuk ke HOK Esports pada Desember 2024, namun sudah berhasil lolos ke Invitational S3.

Selain itu, ada ACT Esports Club yang debut Maret 2025. Lolos PKL lewat kualifikasi terbuka, dan di jadwalkan tampil di KWC 2025.

Sumber : ggwp.id

Related Posts

Daftar 16 Game yang Muncul di Esports Nations Cup (ENC) 2026

Spread the love

Spread the loveE Sport Trending – Turnamen Esports Nations Cup (ENC) 2026 dipastikan menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender kompetisi global tahun ini. Berbeda dari turnamen esports pada…

Indonesia Join Esports Nations Cup 2026, PBESI Segera Bikin Tim

Spread the love

Spread the loveE Sport Trending – Indonesia resmi mengambil langkah besar di kancah esports global dengan memastikan partisipasinya dalam Esports Nations Cup 2026. Turnamen antarnegara ini menjadi momentum penting bagi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Daftar 16 Game yang Muncul di Esports Nations Cup (ENC) 2026

Daftar 16 Game yang Muncul di Esports Nations Cup (ENC) 2026

Indonesia Join Esports Nations Cup 2026, PBESI Segera Bikin Tim

Indonesia Join Esports Nations Cup 2026, PBESI Segera Bikin Tim

Bigmo Sang Konten Kreator Viral Jadi BA RRQ

Bigmo Sang Konten Kreator Viral Jadi BA RRQ

RRQ Kembali Menjadi Partner EWC 2026, Berikut Kata Pak AP

RRQ Kembali Menjadi Partner EWC 2026, Berikut Kata Pak AP

Savvy Games Ambil Alih Dari Moonton, Era Baru Mobile Legends?

Savvy Games Ambil Alih Dari Moonton, Era Baru Mobile Legends?

Tundra Ke Grand Final ESL One Birmingham 2026! Aurora Kalah!

Tundra Ke Grand Final ESL One Birmingham 2026! Aurora Kalah!