
E Sport Trending – Combo Sanz di ONIC bisa menjadi masalah serius bagi tim-tim lain di MPL ID S15. Sanz, yang masih di anggap sebagai salah satu pemain terbaik di Indonesia, terus menunjukkan performa luar biasa yang membuatnya menjadi ancaman bagi lawan-lawannya.
Mengapa Sanz Masih Menjadi Ancaman?
Sanz di kenal sebagai mid laner yang memiliki gameplay unik dan berbeda dari kebanyakan pemain lainnya. Meskipun saat ini banyak mid laner berkualitas seperti Rinz, Yehezkiel, dan Aboy, Sanz tetap di anggap sebagai yang paling mutakhir baik dari segi mekanik maupun pemahaman makro permainan. Kemampuannya dalam membaca situasi dan mengambil keputusan cepat di lapangan membuatnya menjadi pemain yang sulit untuk dikalahkan.
Menjelang turnamen besar seperti ESL dan MPL ID S15, performa Sanz akan menjadi sorotan utama. Bersama Kiboy dan Kairi, Sanz percaya sebagai veteran di tim ONIC. Mereka bertiga membentuk inti kekuatan tim yang di dukung oleh Lutpii dan gold laner baru, Savero. Kombinasi ini membuat ONIC menjadi salah satu tim yang paling di takuti di liga.
Baru-baru ini, Clay, mantan mid laner RRQ yang kini aktif streaming, secara tidak sengaja membocorkan combo Sanz di ONIC. Saat bermain melawan ONIC, Clay mengungkapkan bahwa Sanz memiliki kebiasaan tertentu yang hampir selalu dia lakukan dalam pertandingan.
Bagaimana Combo Sanz Bekerja?
Sanz di kenal sebagai mid laner yang sangat agresif dan sering memancing lawan. Gerakannya yang sulit tebak bisa menjadi strategi untuk memancing skill lawan atau menunjukkan bahwa dia sudah cukup kuat untuk melawan. Namun, menurut Clay, ketika Sanz mulai terlihat sangat agresif, ada maksud terselubung di baliknya.
Clay menceritakan satu momen di mana Sanz terlihat maju seperti sedang memancing (bait). Sanz kemudian menggunakan semua skill-nya secara agresif. Ketika Clay hampir memenangkan duel satu lawan satu, tiba-tiba Kairi muncul dan membunuh Clay. Ini menunjukkan bahwa gerakan agresif Sanz sering kali adalah bagian dari strategi tim untuk menarik perhatian lawan dan memberi ruang bagi Kairi untuk melakukan serangan mendadak.
Peringatan untuk Tim-Tim MPL
Clay memberikan peringatan kepada para coach dan tim-tim MPL lainnya. “Biasanya kalau Sanz kayak gitu, hati-hati. Untuk para coach waktu lawan ONIC, ketika Sanz ngebait-bait, berarti ada Kairi,” kata Clay saat streaming, seperti di lansir oleh Spin. Ini menunjukkan bahwa combo Sanz dan Kairi adalah strategi yang sudah terkoordinasi dengan baik di dalam tim ONIC.
Apa yang Bisa Kita Nantikan di MPL ID S15?
Pertanyaannya sekarang adalah apakah gameplay Sanz akan tetap seperti ini di ESL dan MPL ID S15 mendatang? Atau apakah dia akan menunjukkan sesuatu yang baru lagi? Performa Sanz dan tim ONIC pasti akan menjadi salah satu hal yang paling di nantikan oleh para penggemar Mobile Legends.
Combo Sanz di ONIC adalah salah satu strategi yang paling efektif dan sulit diatasi oleh tim-tim lain. Tidak hanya itu, kemampuan Sanz dalam membaca situasi permainan dan mengambil keputusan cepat membuatnya semakin berbahaya. Selain itu, dengan kemampuan mekanik dan makro yang luar biasa, Sanz terus membuktikan dirinya sebagai salah satu mid laner terbaik di Indonesia. Terlebih lagi, performa konsistennya dalam berbagai turnamen besar semakin mengukuhkan reputasinya. Oleh karena itu, tim-tim MPL harus mempersiapkan diri dengan baik jika ingin menghadapi ONIC dan combo mematikan mereka. Selain itu, mereka juga perlu mempelajari pola permainan Sanz dan mencari celah untuk mengantisipasi strategi agresifnya. Dengan demikian, persiapan matang dan analisis mendalam menjadi kunci utama untuk menghadapi kekuatan ONIC yang didominasi oleh Sanz dan rekan-rekannya.
MPL ID S15, Sanz, ONIC, Clay, Mobile Legends, combo Sanz, Kairi, strategi ONIC, mid laner, turnamen ESL